Sabtu, 19 Oktober 2013

kandas




Ku buka pagi ini dengan pena ku
Pena kecil yang  runcing
Menari nari di atas kertas putih
Melukiskan semua kehidupan yang ku alami
                Tinta yang menggores
                Bagaikan pisau menggores hati
                Meratapi masa lalu..
Masa lalu yang pahit manis
Takan ku sesali
Takan ku tangisi
Tulisan tentang kisah kita
Yang terangkum dalam memory
                Jarak bukanlah pemisah kita
                Tapi kepercayaan yang satukan kita
                Persahabatan yang mendarah daging
                Kini kandas di terpa badai sangka
Sepintas air di awan
Yang menetes atas kesedihan
Karna pisau yang kau tancapkan
Menusuku dari balakang
                Sobat
                Lama ku mengnalmu
                Lama pula ku dapati
                Kiasan yang cocok menghujam raga
Apakah aku kalah
Ataukah aku emang lemah
Kau hancurkan persahabatan ini
Dengan prasangka tak baik
                Pergilah sobat
                jIka itu ingin mu
                Aku akan merelakan semua ini
                Demi sebuah nama
                Persahabatan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sample text

tetap smangat

Ads 468x60px

Featured Posts